Bab 15 Piere

 "Ada orang yang bisa menekan mereka supaya tidak semena-mena meledakkan bom nuklir, mengadakan pandemi, depopulasi dan menembakkan laser Colt aurora?" Tegas Adwin.

"Ya."

"Siapa?" Pierre jadi penasaran.

"Setiap agenda satanis itu akan boleh dilaksanakan  hanya jika ... Em... Jika mereka memenangkan kekuatan suara terbanyak!" Kyai Jalil bingung menata speaking-nya.

"Vote?"

"Nah loh makin ngawur!" Keluh Kyai karena Pierre pusing.

"Biar saya bantu, Mbah Yai coba bilang aja" lembut Anderson dengan bahasa Indonesia.

"Oh... Oke... Ini mantap ada penterjemah...

Setiap agenda satanis di dunia ini... Harus melewati ujian kompetisi yang diselenggarakan di seluruh dunia... Misalkan ada kelompok Payung Hitam, mereka mau membuat perang bom nuklir... maka mereka harus berlomba dan berkompetisi melawan kelompok putih... mereka akan diadu untuk berebut sesuatu... Siapa yang memegang benda itu maka akan dihitung  sebagai menang dan berhak menandatangani kontrak perjanjian dengan hakim kerajaan langit supaya tidak berlebihan dan melewati batas... Jika melanggar maka pihak berwenang akan mengambil kontrak itu dan mengadili..." Ucapan Kyai Jalil diterjemahkan oleh Anderson ke bahasa Perancis.

"Siapa mereka yang menentukan kompetisi itu?" Pierre penasaran.

"Pendiri negeri ini!

Mereka memulai peradaban di tanah ini, yang paling dahulu! Orang-orang yang dulu hidup lalu moksa ke alam ghaib, mereka keturunan orang kayangan Ngamartha Mulya..."

"Lemurian? Apa?" Hellen telinganya konslet.

"Negeri terbaik di bumi yang mirip sorga dulu namanya Saba dan itu ada di sini... Mereka menggunakan bahasa Dravida atau bahasa burung... Mungkin yang kalian bilang sebagai negeri Lemuria di dalam negeri Atlantis itu... Sebab di bawah Ngamartha Mulya itu ada negeri namanya Nirwana Tirta...

Kisah ini terus menerus turun temurun sampai ada literatur kerajaan Majapahit menulis tentang Semar dari negeri kayangan membangun negeri Jawa...

Dengan literasi itu semakin mudah menjelaskan bahwa sebagian orang di Indonesia itu masih keturunan mereka...

Dulu ada namanya puncak gunung Ngamartha Mulya untuk bertapa para resi... Gunung itu dulu menyatu dengan negeri kayangan karena ketinggiannya menembus awan.... Namun gempa terus menerus menggerus bumi karena di bawah gunung itu ada maksiat dan azab....

Saba atau Atala atau Atlantis itu mirip sorga namun warganya lupa daratan... Melupakan kesucian...

Bencana sering datang karena tanah itu suci menjadi kotor oleh zina, menjadikan gunung itu menjadi rendah  sampai turun hujan dari laut seperti air tumpah dan menenggelamkan  lebih dari setengahnya dan menjadi kepulauan dunia ini....

Para Resi yang bertapa di puncak gunung dan selamat dari bencana alam banyak yang melakukan moksa dan pindah ke alam bidadari... Saat dunia aman, mereka turun ke bumi lagi dan menambah keturunan...

Kemudian meninggal dan pindah ke alam roh atau alam barzah... Di sana mereka dapat berkumpul dengan para leluhur sebelumnya... Aktivitas mereka di sana adalah menunggu kiamat..." Kyai Jalil.

"Maksud Mbah Yai, para Resi itu menikah dengan warga alam bidadari itu? Negerinya ratu bidadari sang Hurri 'Ayn kah?" Yuna antusias.

"Bisa jadi!

Yang pasti setelah para Resi Paku Bumi meninggal, ruh para leluhur itu bisa ditemui oleh ruh keturunan mereka.

Kadang Allah mencabut ruh seseorang dan mempertemukan orang itu ke ruh leluhurnya di alam ruh  supaya leluhurnya dapat bercerita tentang misi-misi dari masa lalu yang harus dilanjutkan.

Misalkan saja, resi Gunung Kelud Kediri sejak lahir di suruh menjaga gunung Kelud sudah meninggal ribuan tahun lalu, maka suatu hari cucunya di masa depan yang masih hidup bisa mengalami mati suri ke alam barzqh... Untuk dipertemukan dengan leluhurnya... Si mbah Resi ini bisa menceritakan ada gaman suci di titik mana... Harus diambil karena ada hawa jahat sudah lepas mau mencurinya dan menggunakannya untuk kejahatan..." Jelas Kyai.

"Tapi kata guru saya... Orang yang mati di alam kubur ya akan tidur aja tuh... Di dalam kuburan..." Pierre.

"Ada ruh yang terkungkung di alam kubur karena azab, ada yang dipindah alam karena punya rumah bagus di alam barzah... Saya akan menjelaskan nanti setelah menjelaskan siapa saja orang yang bisa menekan satanis global ini..." Kyai Jalil.

"Baik..." Pierre lega bahwa jawabannya akan terjawab.

"Para leluhur ini lah pemilik emas sesungguhnya di tanah Ngamartha Mulya. Keturunan mereka sampai sekarang masih bertebaran dan di kawal bidadari..." Jelas Kyai Jalil.

"Anak-cucu generasi leluhur ini mendapatkan kontrak dari para bidadari di usia matang keilmuwannya...

Mau ga mereka bergabung menjadi tentara kerajaan langit gitu...

Contoh...

Tanggal tiga puluh Maret dua ribu dua belas, Satanis Gereja Hitam menumbalkan sudah ada tujuh puluh bayi meninggal dibakar api memakai bom...

Mereka berdiri di atas sigil dan memantrai energi hitam supaya datang dan menutup aura sebuah perusahaan bank di Indonesia biar bangkrut sahamnya biar Indonesia ngutang bank orang luar negeri...

Misalkan saja di bank itu ada salah satu cucu leluhur yang sudah join tentara langit lewat kontrak bidadari yang menjaganya, maka dia akan bisa menggugat kiriman energi itu...

Dia bisa meraga sukma dengan mati suri menemui leluhurnya yang bertugas menjaga ekonomi emas tanah negeri ini...

Maka si leluhur akan membuat pengumuman, biasanya memperebutkan Wahyu Purnama."

"Wahyu Purnama?"

"Wahyu Purnama itu bola ghaib cahaya...

Misalkan yang menang adalah gereja hitam ya besoknya Indonesia benar-benar ngutang!"

"Jadi urusan di dunia ghaib ngefek ke dunia nyata gitu?

Perebutan bola Wahyu Purnama itu di alam ghaib makai meraga sukma gitu?"

"Iya!"

"Kok gitu... Kaya pilem-pilem!" Yuna heran.

"Kalian tidak akan percaya bila kalian tidak mengalaminya sendiri." Kata Kyai Jalil.

"Memangnya Mbah Yai sudah dikontrak sama kerajaan bidadari?" Yuna mancing.

"Ya, nama kerajaan itu Sabahul Muhith... Isinya adalah kemiliteran kerajaan langit..."

"Saya terkagum mendengarnya, seperti tidak asing dan namanya sangat nyata!"

"Memang ada, jika bergabung dengan mereka sebagai tentara syaratnya hanya satu... Kalian harus mengetahui siapa leluhur kalian! Apa tugas  leluhur kalian dan dimana lokasi leluhur kalian ditugaskan.

Misalkan jika kalian keturunan leluhur di Brebes, maka kalian harus tinggal di sana sebagai paku bumi. Bisa jadi jika ada gempa bumi sering menyerang Brebes, ketika kalian di sana maka akan jarang terjadi gempa bumi." Jelas Kyai Jalil.

"Ooo.... Sedikit paham... Lalu gimana sama bomnya?" Pierre sedikit bingung tapi berusaha memahami.

"Misalkan sekte Payung Hitam mau menyerang Perancis dengan wabah penyakit, maka kamu harus menemui leluhurmu, bisa jadi leluhurmu memberi bocoran alat suci jaman kuno yang bisa menjadi energi pembenteng supaya penyakit itu menyebar namun tidak terlalu berimbas parah... Karena sejatinya penyakitnya dari kekuatan sihir hitam..." Jelas Kyai Jalil.

"Misalkan Rusia mau menjatuhkan bom nuklir, kalian bisa menggugat mereka ke alam ruh menemui leluhur kalian supaya leluhur kalian memberi cara menanganinya!" Lanjut Kyai.

"Serius ini Mbah Yai?" Huda bingung.

"Iya Mas... Sistem kepemerintahan satanis itu tidak jauh dari alam ghaib... Lawannya ya orang sholeh..." Lanjut Kyai.

"Mbah Yai bantu saya menemukan siapa ratu satanis tertinggi di bumi ini, Mbah... Saya mohon!" Serius Huda.

"Dia itu ga akan bisa dideteksi meski pun sudah banyak buktinya, gimana dia minum darah bayi... Nenek leluhurnya itu penyembah pohon yang dikultuskan... Skandal kerajaannya yang amburadul.... Tapi dunia kompak menutupinya!" Ternyata Kyai Jalil bukan orang sembarangan, pantas dia dibilang sebagai salah satu musuh terkuat satanis dunia.


55

Comments

Popular Posts